Sosialisasi Pilgub 2018

006

24/02  Bertempat di Aula Balai Desa Sarwodadi dilaksanakan Sosialisasi Pilgub Jateng 2018. Oleh PPS Desa Sarwodadi Kecamatan Comal. Hadir Kepala Desa, PPK, PPS dan Sekretariat PPS. Sasaran  Sosialisasi adalah perwakilan warga masyarakat  Sarwodadi yang nantinya diharapkan bisa getok tular.  Peserta Sosialisasi adalah ;

  1. Perwakilan dari Nahdhatul Ulama.
  2. Perwakilan IPNU dan IPPNU.
  3. Perwakilan kelompok pengajian dari Fatayat.
  4.  RT/RW
  5. GP ANSOR
  6. Perwakilan kelompok pengajian dari Al-Hidayah.
  7. PKK.
  8. Karang Taruna.

 

Dari daftar hadir  ada 30 orang yang mengikuti sosialisasi Pilgub Jateng 2018. Acara dibuka oleh Kepala Desa Sugiyono dan sebagai narasumber H.Asrofi selaku Ketua PPS Desa Sarwodadi.

Pengertian Pemilu adalah Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati /Wali Kota yang selanjutnya disebut Pemilihan adalah Kedaulatan Rakyat diwilayah Propinsi dan Kabupaten/Kota dan Wakil Wali Kota secara langsung dan demokrasi.

Tahapan Pelaksanaan Pemilu.

  1. Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih.
  2. Pencalonan.
  3. Kampanye dan Dana Kampanye.
  4. Pemungutan, Penghitungan dan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara.
  5. Penetapan Pasangan Calon Terpilih.

 

Basis Pemilih Sebagai Sasaran Sosialisasi yaitu; Keluarga, Pemilih Pemula, Pemilih Muda, Pemilih Perempuan, Penyandang disabiltas, Kebutuhan Khusus, Kaum Marginal, Komunitas, Keagamaan, Relawan Demokrasi dan Warga Internet.

Cakupan Pemilih Berkebutuhan Khusus yaitu ; Masyarakat diwilayah perbatasan atau terpencil, Penghuni Lembaga Pemasyarakatan, Pasien dan Pekerja Rumah Sakit, Pekerja Tambang Lepas Pantai, Perkebunan dan Kelompok Lain yang terpinggirkan.

 

Tujuan SOSDIKLIH Berbasis Keluarga adalah Membentuk Keluarga Sadar Pemilu (KSP)

  • Tahu hak dan kewajiban dalam PEMILU
  • Turut serta mendorong terwujudnya Pemilu Damai, Demokratis dan Berintegritas
  • Berpartisipasi Aktif pada semua tahapan Pemilu
  • Keluarga sebagai Clearing House terhadap informasi Hoax atau bersifat bohong
  • Tumbuh dan membudayanya tradisi musyawarah dan mufakat dalam keluarga.

 

Manfaat SOSDIKLIH Berbasis Keluarga

  • Menyasar semua basis pemilih karena sesungguhnya semua kategori pemilih ada di keluarga
  • Mengidentifikasi pemilih yang membutuhkan intervensi khusus di setiap keluarga
  • Mendekatkan penyelenggara Pemilu dan isu-isukepemiluan dengan keluarga sehingga apatisme warga terhadap pemilu jadi berkurang.

 

Pesan kunci Pemilu :

  1. Ciptakan Pemilu Damai
  2. Perangi Politik Uang
  3. Lawan Kecurangan
  4. Lawan “Hoax” Dalam Pemilu.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *